Monday, August 1, 2011

Air Kelapa Untuk Kulit Lebih Halus dan Rambut Berkilau

Di balik kesegarannya sebagai pelepas dahaga, air kelapa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Mulai dari melancarkan metabolisme dan sistem pencernaan, meningkatkan sistem kekebatan tubuh, hingga mempertahankan kecantikan kulit.

Sebuah penelitian menyebut air kelapa bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit. Air kelapa merupakan pelembab yang ideal untuk orang dengan kulit berminyak karena dapat membantu mengurangi minyak berlebih di kulit.

“Konsumsi air kelapa bagus untuk meningkatkan kesehatan kulit serta kualitas rambut dari dalam,” kata Savitri Chakraborty, seorang ibu rumah tangga yang telah merasakan khasiat air kelapa, seperti dikutip dari laman Times of India. “Cukup mengonsumsi air kelapa tiga kali seminggu bagi mereka yang ingin memiliki kulit indah alami.”

Selain menjaga kecantikan kulit, air kelapa bagus untuk mengatasi jerawat. Tak heran jika konsumsi air kelapa kerap disarankan untuk mereka yang tengah melakukan pengobatan jerawat dan komedo membandel. Keuntungan lain, cocok di gunakan di semua cuaca dan kalangan usia.

Terlepas dari perannya bagi kecantikan kulit, air kelapa juga dikenal sebagai minuman detoksifikasi atau pembuang racun tubuh. Air kelapa mengandung senyawa yang berperan membawa nutrisi penting ke seluruh tubuh.

Ahli diet dan juru bicara Asosiasi Diet Amerika Andrea Giancoli, menyebut bahwa air kelapa terutama kelapa hijau mampu menggantikan cairan tubuh akibat dehidrasi setelah olahraga. Ini penting demi menjaga kelembaban kulit. Paling baik bila air kelapa diperoleh langsung dari buah segar.

Giancoli juga menyebut bahwa air kelapa hijau memiliki kandungan kalium tinggi. “Kebanyakan orang tidak mendapatkan cukup kalium karena tidak memakan buah dan sayuran yang cukup. Air kelapa memiliki kandungan kalium lebih tinggi daripada pisang,” ujarnya sambil membandingkan pisang berukuran sedang memiliki 451 miligram kalium, sementara satu ons air kelapa memiliki kalium 660 miligram.
 
 

Manfaat Meditasi Untuk Kesehatan Jiwa & Raga

MEDITASI tak hanya mendatangkan kedamaian. Kondisi dalam diam dan hening adalah momen tepat untuk Anda bisa mengenal diri lebih dalam. Tak hanya itu, energi positif dapat diperoleh saat Anda rutin bermeditasi.

Jika Anda merasa sudah waktunya memeroleh keheningan dan kedamaian dalam hidup, atau meredakan “kegilaan” dan stres, cobalah bermeditasi. Berikut, lima manfaat meditasi sebagaimana diulas Times of India.

Rasa damai
Meditasi tidak harus menjadi sebuah proses yang panjang. Anda hanya perlu menutup mata, diam, memperhatikan tubuh, dan berfokus pada napas Anda. Dalam beberapa menit, Anda akan merasa rileks.

Kejelasan dan fokus
Seiring waktu, meditasi membantu Anda bisa konsentrasi dengan lebih baik pada setiap aktivitas. Anda pun akan dapat melihat berbagai hal lebih objektif dan jernih.

Kesehatan holistik
Meditasi bagus untuk Anda secara internal maupun eksternal. Banyak yang percaya bahwa meditasi membantu menyembuhkan dan merilekskan organ-organ tubuh. Manfaat tersebut salah satunya terlihat pada kulit yang semakin bercahaya.

Pembunuh stres
Meditasi terutama berguna pada saat-saat sedih, stres, dan di bawah tekanan. Meditasi memungkinkan Anda untuk melepaskan timbunan racun dan energi negatif dalam tubuh, seperti rasa takut, khawatir, dan cemas.

Siapapun bisa melakukannya
Anda bisa bermeditasi lewat arahan yang diberikan buku, menghadiri lokakarya, ataupun membeli CD petunjuk meditasi. Meditasi merupakan alat penting untuk mengatasi stres dan mengelola tanggung jawab yang datang pada setiap siklus kehidupan manusia.
 
 

Cegah Keriput Dengan Gerakan Facial Yoga

Pernah mendengar istilah facial yoga? Facial yoga merupakan salah satu alternatif untuk melawan keriput secara alami. Beberapa selebriti dunia seperti Gwyneth Paltrow dan Jennifer Aniston diketahui menjalankan rutinitas ini untuk menjaga wajah mereka tetap segar dan muda, walau di usia yang sudah berkepala empat.

Melakukan olahraga muka ini secara rutin, dipercaya bisa membuat kulit wajah lebih lembut, kencang dan dan garis-garis halus secara signifikan berkurang. Caranya pun cukup mudah dan tidak memakan waktu terlalu lama. Menurut instruktur yoga Monica Ristianingrum, Anda hanya memerlukan sekitar satu hingga dua menit.

“Gerakan facial yoga nggak perlu ribet dan keluarkan keringat,” ujar Monica, saat acara L’Oreal Paris ‘Secret Behind The Bedroom’ di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta.

Monica pun memberikan beberapa gerakan mudah untuk mempraktekkan facial yoga di rumah. Ini dia caranya!
  • Duduk di depan cermin dengan posisi tubuh tegak lurus. Luruskan tangan dan letakkan di atas meja, renggangkan jari-jari tangan. Anda akan merasakan lengan seperti tertarik, tapi pertahankan posisi tubuh ini selama facial yoga.
  • Dekatkan wajah ke kaca, sehingga posisi duduk agak condong ke depan sambil menahan perut ke dalam. Lalu buka mata lebar-lebar dan lihatlah ke atas. Di saat yang bersamaan, mulut juga dibuka lebar sambil lidah dijulurkan panjang-panjang ke arah dagu. Tahan gerakan ini selama 10 detik.
  • Tutup mata, gerakkan bola mata ke kanan dan kiri, lalu tarik nafas dari hidung secara perlahan, dan buka mata pelan-pelan.
  • ‘Istirahatkan’ wajah Anda, lalu oleskan pelembab wajah secukupnya.
  • Saat kulit masih lembab, tekankan jari-jari mulai dari rahang ke dahi lalu beri pijatan ringan. Gerakan ini berfungsi melancarkan peredaran darah dan melemaskan otot. Ulangi 5-10 kali tiap pagi.
  • Pindahkan tangan di bawah mata, lalu tekan-tekan kecil dengan jari-jari agar pelembab terserap sempurna. Lakukan ritual ini tiap pagi dan malam setelah pengolesan pelembab.
  • Setelah itu tutup mata dan tarik nafas pelan-pelan sambil menggembungkan pipi (gerakan seperti meniup balon), tahan selama lima detik. Lalu buang nafas perlahan-lahan dari mulut sampai pipi mengempis.
  • Gerakan terakhir, kembangkan mulut seperti sedang tersenyum, lalu buka mata Anda.

Sumber 

Manfaat Yoga Untuk Ibu Hamil

Saat hamil terjadi perubahan fisik dan emosi yang cukup drastis. Pada sebagian besar wanita, stres dan rasa panik biasanya muncul terutama ketika kehamilan pertama.

Kondisi tersebut tentu bisa berdampak negatif bagi perkembangan janin. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan melakukan yoga saat hamil. Latihan yoga memiliki banyak manfaat tidak hanya untuk kesehatan fisik ibu dan janin tetapi juga kestablian emosi. Berikut lima manfaat yang bisa didaptkan melalui latihan yoga saat hamil.

1. Relaksasi
Selama latihan, pikiran dan tubuh akan dilatih untuk lebih rileks dan fokus pada kesehatan diri sendiri dan janin. Hal ini membuat stres pada ibu berkurang, perasaan lebih tenang dan membangun hubungan dengan janin.

2. Mengurangi rasa sakit
Gerakan peregangan yang lembut akan membantu mengurangi rasa nyeri dan pegal yang sering dialami ibu hamil. Ketika kehamilan membesar, biasanya akan terasa nyeri saat berjalan. Dengan latihan yoga hal itu bisa dikurangi.

3. Tidur lebih berkualitas
Banyak wanita hamil yang mengalami insomnia atau merasa lelah setelah bangun tidur. Latihan yoga bisa mengatasi masalah tersebut. Dengan latihan pernafasan dan gerakan yang membuat tubuh lebih rileks, akan membuat tidur lebih berkualitas.

4. Menguatkan otot
Yoga adalah latihan jenis “low-impact” yang bisa menguatkan otot. Karena perubahan hormon, tubuh pada wanita hamil secara alami akan menjadi lebih fleksibel. Untuk itu, harus berhati-hati agar terhindar dari ketegangan otot. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan latihan yoga.

5. Mempermudah proses kelahiran normal
Saat melahirkan secara normal, Anda “diharuskan” mengatur nafas dengan baik. Jika pengaturan nafas tidak baik, maka bisa menghambat proses kelahiran. Dengan latihan yoga secara teratur, Anda akan dilatih untuk mengatur nafas dan lebih rileks saat menjalani proses melahirkan.

Hal yang perlu Anda ketahui, latihan yoga saat hamil harus berada di bawah pengawasan pelatih profesional. Jika Anda tertarik melakukannya, sebaiknya konsultasikan juga dengan dokter kandungan Anda, mengingat kondisi tiap orang berbeda-beda.
 
 

Gerakan Berikut Bantu Perut Menjadi “Six Packs”

Hmm… mau Six Packs atau One Packs? 6 Gerakan Berikut Bantu Perut Menjadi “Six Packs”. Menyerah dengan latihan sit-up yang tak juga membuat perut Anda langsing? Jangan dulu. Soalnya, banyak variasi latihan yang bisa dilakukan untuk membentuk perut yang rata, dengan otot yang tumbuh di lapisan yang terdalam.

“Saat Anda menyasar otot-otot inti untuk menstabilkan tubuh, Anda juga menggerakkan lengan dan kaki melalui gerakan yang cair. Hal ini akan membantu membentuk otot-otot tersebut, dan meningkatkan pembakaran kalori,” ujar Gavin MacMillan, pendiri dan kepala pelatih di Sport Science Lab di San Juan Capistrano, California.

MacMillan mendesain enam gerakan baru ini untuk Anda. Yang Anda butuhkan adalah stability ball (bisa dibeli di toko-toko peralatan fitness atau di bagian peralatan olahraga di Toko Buku Gramedia), dan sepasang dumbbell seberat 2 kg.

Tips:
Lakukan repetisi (hitungan) sebanyak mungkin yang Anda bisa, untuk memastikan gerakan Anda mengenai otot inti. Usahakan untuk melakukan 15-20 repetisi, tapi tak apa kalau Anda hanya bisa melakukan 10 hitungan saja sebagai permulaan. Bila mulai lelah, berhentilah dan lakukan gerakan yang lain. Ulangi latihan ini tiga kali dalam seminggu, dan tambahlah jumlah repetisi ketika Anda sudah semakin kuat. Tambahkan latihan kardio selama 60 menit setiap kali latihan untuk mempercepat hasilnya.

Gerakan 1: Helicopter Honer
Duduklah di atas stability ball dengan kaki selebar pinggul, sambil membawa beban di kedua tangan. Langkahkan kaki ke depan, lalu bersandarlah ke belakang sehingga bola bergulir ke bawah pundak dan kepala. Kencangkan bokong, dan angkat pinggul ke atas. Julurkan tangan ke atas dengan telapak menghadap ke dalam. Jaga posisi pinggul saat Anda memutar lengan kanan searah jarum jam, dan lengan kiri ke arah sebaliknya dalam putaran besar, sehingga kedua tangan akan membentuk silang di belakang kepala. Akhiri dengan tangan di posisi semula. Ulangi gerakan ini sekali lagi, dengan mengubah arah putaran untuk satu repetisi. Lanjutkan dengan bergerak secepat Anda bisa.
Sasaran: perut, perut bagian samping, pundak, lengan, punggung

Gerakan 2: Right Round, Baby
Awali dengan posisi push-up, lutut ditekuk, tulang kering diletakkan di atas stability ball (lihat gambar). Jaga agar lutut tetap menyatu, lalu putar pinggul Anda, sambil menggeser bola ke kiri. Putar kembali ke tengah, lalu geser bola ke arah kanan. Gerakan ini dihitung satu repetisi. Lakukan dalam 15-20 repetisi (sesuai kemampuan Anda). Kemudian gulirkan lutut dalam gerakan memutar searah jarum jam, dan arah sebaliknya. Lakukan dalam beberapa kali repetisi.
Sasaran: perut, perut bagian samping, pundak, lengan, punggung, pinggul

Gerakan 3: The Swimmer

Duduklah di atas stability ball sejauh yang Anda bisa (sehingga hanya ujung bokong yang menyentuh bola), rentangkan kaki lebih lebar daripada pinggul, angkat tumit, dan bawa beban di masing-masing tangan. Kencangkan perut dan bungkukkan ke depan, sambil menjulurkan kedua lengan setinggi pundak dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Gerakkan kedua lengan ke belakang sambil mengarahkan telapak tangan ke atas (lihat gambar). Goyangkan lengan ke atas tiga kali, kemudian gulirkan bola kembali ke belakang untuk meluruskan kaki. Tekan tumit ke lantai, dan membungkuklah ke depan untuk membawa beban ke arah pergelangan kaki. Kembali ke posisi semula untuk satu repetisi. Lakukan beberapa kali repetisi.
Sasaran: perut, perut bagian samping, pundak, lengan, punggung

Gerakan 4: Hinge Lift
Dengan memegang beban di kedua tangan, rundukkan badan dan tekan pinggul kanan ke arah bola, membentuk lingkaran sisi kanan di atasnya, lalu julurkan lengan ke atas kepala. Julurkan kaki kiri ke arah samping, sejajar dengan tubuh Anda. Angkat batang tubuh Anda menjauh dari bola (lihat gambar), lalu kembali ke posisi awal. Lakukan beberapa kali repetisi, lalu ganti kaki lainnya.
Sasaran: perut, perut bagian samping, pundak, bokong, paha luar dan paha dalam

Gerakan 5: Windmill Whittler
Berbaringlah telentang. Letakkan betis di atas bola, dan angkat pinggul Anda, sehingga membentuk garis lurus dari pundak hingga lutut. Jalankan tumit kaki kiri ke arah bola, dan julurkan kaki kanan ke arah atas dengan jari-jari meruncing. Kencangkan perut, lalu buat putaran besar dengan kaki kanan (lihat gambar) untuk satu repetisi. Lakukan beberapa repetisi. Ulangi dengan mengganti kaki yang lainnya.
Sasaran: perut, perut bagian samping, pinggul, bokong, kaki

Gerakan 6: Reshaping Reach
Lakukan posisi squat (menekuk kaki seperti akan duduk) dengan kaki sedikit lebih lebar daripada pinggul, punggung bawah bersandar pada bola, bokong sedikit jauh dari lantai. Tahan beban di kedua tangan setinggi dagu, dengan siku ditekuk. Luruskan kaki dan bentangkan lengan ke atas kepala, lalu gulirkan lagi punggung ke arah bola sampai seluruh tubuh diregangkan (lihat gambar). Kembali ke posisi awal untuk satu repetisi. Lakukan beberapa kali repetisi.
Sasaran: perut, perut bagian samping, pundak, punggung, kaki
 
 

Kesalahan Saat Memakai Kerudung/ Jilbab

Agar berkerudung tidak membuat pusing, Anda harus menghindari beberapa kesalahan yang sering terjadi ini.

Berkerudung membuat seorang wanita tampak lebih anggun. Namun jika Anda uring-uringan saja dengan berbagai masalah rambut hingga penampilan tentu tidak lagi menjadi ibadah dan suatu keanggunan. Agar tidak terjadi masalah-masalah tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Rambut tidak digelung
Mungkin Anda tidak ingin membuat rambut Anda tersiksa dengan menggelungnya, namun rambut yang diurai atau hanya dikuncir saja bisa mencuat keluar dari pori-pori kain jilbab. Tentu mengganggu penampilan bukan? Oleh karena itu disarankan untuk selalu menggunakan ikat kepala agar rambut tersimpan rapi di balik kerudung dan posisi kerudung tidak mudah bergeser.

Ikat kepala tidak menyerap keringat
Sebelum menggunakan kerudung, ada kain yang digunakan sebagai dasar yang diikatkan di kepala, disebut juga ikat kepala. Bentuk ikat kepala ini bermacam-macam dan bahannya pun bermacam-macam. Kesalahan terjadi jika Anda memilih ikat kepala dari bahan yang tidak menyerap keringat. Hal ini akan membuat keringat terakumulasi di kulit kepala. Selain tidak nyaman, keringat ini juga membuat rambut mudah lepek dan akhirnya berketombe. Sebaiknya untuk di daerah panas, atau jika berencana keliling ke rumah tetangga-tetangga dengan berjalan kaki, Anda memilih ikat kepala yang berbentuk renda karena bahan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik di rambut dan kulit kepala.

Ikatan terlalu ketat
Baik ikatan rambut maupun ikatan dasar kerudung yang terlalu ketat akan membuat Anda pusing. Oleh karena itu, ikatlah rambut dengan karet rambut yang elastis namun kuat. Sedangkan untuk ikat kepala, pilihlah yang pas benar di kepala dan tidak licin sehingga Anda tidak perlu mengikatnya kencang-kencang.

Rambut kurang dirawat
Oleh karena sering ditarik dan tidak mendapat sirkulasi udara yang leluasa, rambut wanita yang berkerudung mudah stres. Walaupun tidak terlihat orang lain, perawatan rambut tetap penting, bahkan harus dilakukan ekstra pada wanita berkerudung. Cucilah rambut minimal dua hari sekali dengan mengaplikasikan kondisioner secukupnya. Lakukan hairmask setidaknya satu bulan sekali agar rambut tetap sehat dan cantik. Ketika sedang di rumah, saat-saat tidak harus menggunakan kerudung, sebaiknya rambut dibiarkan bebas terurai dan tidak diikat dengan ketat.

Ujung kerudung
Mencoba berbagai gaya tentu membuat penampilan Anda selalu segar, namun jangan lupa untuk memperhatikan jatuhnya ujung kerudung Anda. Kesalahan yang sering terjadi adalah mengakhiri ujung kerudung dengan membiarkannya sedikit menjuntai di sisi belakang atau samping kepala padahal bahan kerudung tersebut cukup kaku. Hal ini membuat ujung kerudung tersebut terlihat tidak menyatu dengan keseluruhan bentuk kerudung Anda. Sebaiknya jika bahan tersebut cukup kaku, jangan dibiarkan menjuntai melainkan sematkan secara rapi dengan jarum.
 
 

Maksimalkan Penampilan Dengan Baju Pesta Yang Sesuai

Pesta adalah waktu yang tepat untuk mentransformasi penampilan. Kita yang terbiasa tampil kasual dituntut untuk tampil berbeda, cantik, dan anggun. Maksimalkan penampilan kita dengan baju pesta yang sesuai. Ini contekan tips dan triknya.

  • Lihat jenis pesta yang akan dihadiri, apakah itu pesta pernikahan, pesta cocktail, atau pesta antarteman biasa. Perhatikan juga apakah ada dresscode yang sudah ditentukan pengundang? Hal ini akan membantu kita untuk memutuskan baju apa yang akan kita kenakan. 
  • Pilih baju pesta yang cocok dengan kepribadian kita. Kalau kita adalah tipe wanita yang menyukai baju tertutup, jangan memaksakan memakai baju terbuka hanya karena orang lain menyarankan begitu. Kalau tak merasa nyaman, otomatis hal ini akan terpancar dalam keseluruhan penampilan kita. Kalau ini terjadi, target tampil memesona justru meleset.

  • Pilih baju yang bisa menonjolkan fitur terbaik dari tubuh kita. Dengan begitu, kekurangan tubuh kita bisa ditutupi. Misalnya, kalau bahu kita bagus, pilih baju yang menonjolkan keindahan bahu, sehingga fokus orang akan berpusat pada bahu kita.

  • Jangan membeli baju yang kita sukai dengan impulsif. Belum tentu baju akan tetap terlihat bagus di saat kita melihatnya untuk kedua kali. Lebih baik cari baju pesta dari jauh-jauh hari, sehingga kita bisa mencoba berbagai jenis baju dan menemukan yang memang sangat cocok. 
  • Jangan memaksakan diri memakai baju yang tidak sesuai dengan tubuh kita. Hindari memakai pakaian yang terlalu longgar, terlalu ketat, atau terlalu mini. 
  • Jangan pernah memakai pakaian yang sering kita kenakan sehari-hari untuk pergi ke pesta. Pesta adalah sebuah event yang spesial karena itu sebaiknya kita memakai baju yang spesial pula.
  • Membeli baju pesta cukup tricky. Kalau kita membeli baju pesta yang mencolok, tentunya kita agak sulit memakainya berkali-kali, karena orang akan berpikir kita terus menerus mengenakan pakaian yang sama. Kalau kita tidak punya budget untuk membeli baju yang mahal, lebih baik beli gaun hitam yang berpotongan simpel saja. Gaun yanng lebih dikenal dengan sebutan LBD (Little Black Dress) ini bisa dipakai berkali-kali dengan bantuan aksesori yang berbeda.

  • Sesuaikan aksesori, tas, dan sepatu dengan baju yang kita kenakan. Kalau baju sudah ramai dengan aplikasi di dada, hindari memakai kalung. Hal ini akan membuat penampilan terlihat “ramai”. Aksesori yang mungil akan membuat kita tampil feminin, sementara aksesori berukuran besar akan membuat kita tampil edgy.
      
  • Sesuaikan baju dengan pakaian dalam yang sesuai. Jangan sampai pakaian dalam kita mengintip dari balik baju pesta yang kita kenakan. Mengganggu!
  • Cek lagi setiap detail penampilan kita sebelum berangkat. Kalau kita memakai pakaian terbuka, pastikan kaki dan ketiak kita bebas dari bulu, ya.