Friday, September 9, 2011

8 Hal Tak Terduga yang Sebabkan Kegemukan

Makan terlalu banyak dan tidak rajin olahraga mungkin jadi faktor utama penyebab kegemukan. Tapi ternyata bukan hanya itu saja. Berat badan berlebih bisa disebabkan hal-hal yang bisa jadi tidak pernah Anda duga sebelumnya.

Apa saja? Ini dia 8 hal penyebab kegemukan dan obesitas, selain makanan dan gaya hidup tak sehat, seperti dikutip dari My Health News Daily.

1. Demam

Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics, anak-anak yang terkena virus demam --adenovirus 36-- lebih rentan mengalami obesitas dibandingkan mereka yang tidak. Dalam studi yang dilakukan kepada 124 anak, hampir 80 persen responden yang pernah terkena virus demam tersebut mengalami obesitas. Berat mereka lebih banyak 23 kg dibandingkan anak yang sehat.

2. Ruangan Ber-AC

Di udara dingin, tubuh otomatis akan menggigil dan bulu kuduk berdiri agar tetap hangat. Sementara di udara panas, tubuh akan berkeringat untuk mencari kesejukan.

Saat berada dalam temperatur udara yang nyaman, tubuh akan rileks sehingga tidak perlu bekerja keras untuk membuatnya tetap sejuk atau hangat. Hal inilah yang jadi salah satu faktor penyebab obesitas, seperti yang dilaporkan International Journal of Obesity.

3. Kurang Tidur
Menurut penelitian dalam jurnal Archives of Disease in Childhood, orang yang kurang memiliki jam tidur berkualitas, risikonya mengidap obesitas lebih tinggi. Saat seseorang tidak cukup istirahat, bisa memengaruhi pembentukan glukosa yang berujung pada munculnya penyakit diabetes.

Kurang tidur bisa menambah rasa lapar. Selain itu juga membuat tubuh merasa lelah sepanjang hari sehingga aktivitas fisik pun berkurang. Kurangnya olahraga dan tidak aktif secara fisik bisa memicu berat badan naik lebih cepat.

4. Menyalakan Lampu Saat Tidur
Kebiasaan menyalakan lampu saat tidur bisa menambah beberapa inci lingkar pinggang Anda. Tidur dengan lampu kamar tetap menyala akan membuat Anda sering terbangun. Saat terbangun di malam hari, Anda cenderung mudah lapar dan mengudap apa saja yang ada di dapur atau lemari makanan.

5. Terkontaminasi Polusi
Polusi bisa memengaruhi metabolisme tubuh, menurut hasil studi yang dilansir Critical Reviews in Food Science and Nutrition. Zat-zat seperti endocrine (zat kimia yang terdapat pada plastik) dan sisa pembakaran sampah yang ditemukan dalam tubuh manusia, sering dihubungkan dengan obesitas. Begitu juga dengan zat yang terdapat dalam pestisida, bisa mengganggu sistem kerja organ tubuh dan menghambat metabolisme.

6. Punya Ibu yang Banyak Mengonsumsi Makanan Tinggi Lemak Saat Hamil
Para peneliti dari University of Cincinnati and the Medical College of Georgia melakukan percobaan pada tikus. Dalam penelitian tersebut, tikus yang diberi makan diet tinggi lemak, cenderung melahirkan bayi dengan ukuran lebih besar dibandingkan tikus yang menjalani diet normal.

Hasil studi yang dimuat dalam FASEB Journal tersebut juga menunjukkan, konsumsi lemak oleh ibu hamil menyebabkan plasenta mempunyai cadangan nutrisi berlebih untuk janin. Kelebihan nutrisi tersebut yang mengakibatkan bayi lahir dengan tingkat kecenderungan obesitas tinggi.

7. Kumpul Bersama Orang yang Doyan Makan
Para peneliti dari Duke University menemukan bahwa pola makan seseorang dipengaruhi oleh kelompok atau orang-orang di sekitarnya. Bila kita berkumpul dengan kelompok teman yang doyan makanan berlemak atau manis, secara tidak sadar kita akan mengikuti cara makan mereka.

Namun yang jadi masalah, ketika seseorang yang mudah gemuk berteman dengan orang berbadan kecil tapi suka makan. Mungkin bagi yang badannya kecil, makan banyak bukanlah masalah. Tapi untuk yang mudah gemuk, mengikuti pola makan temannya yang kurus akan membuat berat badannya bertambah dengan cepat.

8. Pengobatan Medis
Beberapa jenis obat seperti penangkal depresi, diabetes, hipertensi dan pil KB bisa menyebabkan kenaikan berat badan bahkan memicu obesitas. Obat hipertensi yang dinamakan beta-blockers, telah banyak dihubungkan dengan meningkatkan berat badan secara signifikan. Begitu juga pengobatan untuk penderita diabetes tipe 2. source

4 Jenis Teh yang Bisa Merampingkan Tubuh

Teh dikenal sebagai minuman sehat yang apabila diminum teratur, bisa mencegah penyakit stroke, radang sendi, gigi keropos bahkan kanker. Tapi ternyata ada khasiat lain di balik itu.

Dikutip dari Times of India, teh merupakan bahan alami untuk membantu mengurangi berat badan berlebih. Para ilmuwan telah membuktikan bahwa teh --baik yang terbuat dari daun teh atau daun herbal-- mengandung senyawa yang bisa mencegah penyerapan lemak berlebih pada tubuh.

Tapi tidak semua teh bekerja efektif. Sedikitnya ada empat jenis teh untuk membantu Anda dapatkan tubuh ideal.

1. Teh Peppermint Mengontrol Hasrat Makan
Daun peppermint bisa digunakan untuk membuat teh dengan rasa yang ringan dan menyegarkan, serta bisa dinikmati secara panas maupun dingin. Tak hanya menyegarkan, teh peppermint juga melancarkan pencernaan dan membantu membakar kalori. Untuk membuatnya, ambil satu sendok makan daun mint (segar/kering), lalu tuangkan air mendidih dan diamkan selama 4-5 menit. Kemudian saring dan tambahkan madu jika perlu.

2. Teh Hijau Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Sejumlah penelitian mengatakan bahwa senyawa kimia EGCG dan antioksidan catechin yang ditemukan dalam teh hijau, bisa mempercepat metabolisme tubuh manusia. Metabolisme merupakan proses mengubah nutrisi makanan dan kalori menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.

Jika metabolisme tubuh seseorang meningkat, maka akan lebih mudah baginya untuk menurunkan berat badan. Teh hijau juga bisa mengurangi hingga 70 kalori sehari. Menyeduh teh hijau sebaiknya dengan air bersuhu 85 derajat Celsius, selama dua sampai tiga menit.

3. Teh Mawar Mencegah Konstipasi
Teh mawar merupakan rasa teh paling klasik selain teh melati. Dibuat dengan mencampurkan kelopak mawar segar dan pucuk daun teh. Ternyata kombinasi ini bisa memberi efek teurapetik yang besar pada tubuh manusia. Teh mawar mengandung vitamin A, B3, C, D dan E yang dikenal ampuh mencegah infeksi. Teh ini juga bisa mencegah sembelit/konstipasi, serta membantu penurunan berat badan. Teh mawar biasanya tersedia di supermarket atau toko-toko herbal.

4. Teh Oolong Mencegah Kegemukan
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa oolong --teh semi fermentasi-- punya efek yang lebih kuat dalam penurunan berat badan dibandingkan teh hijau. Teh oolong bisa membantu proses pembakaran lemak, mengurangi kolesterol dan konsentrasi lemak pada tubuh. Direkomendasikan mengonsumsi teh oolong dua cangkir per hari. Seduh teh oolong selama 30 detik sampai lima menit, untuk mendapatkan manfaat maksimal. source

10 Makanan untuk Turun Berat Badan Cara Sehat

Anda tidak harus mengurangi porsi makan atau susah-susah menahan lapar hanya untuk dapatkan berat tubuh ideal. Dilansir Self, konsumsi makanan yang tepat bisa membantu Anda kurangi berat badan dengan cara meningkatkan pembakaran kalori dan membatasi hasrat makan. Yang perlu Anda tahu, makanan tersebut tidak selalu rendah atau bebas lemak. Tapi memiliki kandungan nutrisi penting yang tinggi.

Apa sajakah makanan tersebut? Berikut ini 10 makanan super untuk bantu turunkan berat badan dengan cara yang sehat.

1. Steak
Daging merah mungkin memiliki reputasi sebagai perusak diet, tapi dengan pengolahan yang tepat, makanan kaya protein ini bisa bantu Anda turunkan berat badan. Konsumsilah daging organik yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Olah dengan cara dipanggang menggunakan bumbu marinasi yang dibuat sendiri. Sebaiknya jangan pakai bumbu barbeque siap saji karena biasanya mengandung lebih banyak garam dan gula. Batasi hanya 4 ons per porsi dan pilihlah bagian top round atau sirloin. Sajikan bersama sayuran rebus atau kukus. Konsumsi steak tidak lebih dari 1 kali seminggu.

2. Telur

Jangan hanya mengonsumsi putih telur saja, tapi juga kuningnya. Telur yang dimakan secara utuh mampu memenuhi kebutuhan nutrisi seperti protein, cholin (penting untuk kesehatan otak), karotenoid (bermanfaat bagi kesehatan mata) dan zeaxanthin (sebagai anti oksidan) dan tentu saja menjaga berat tubuh tetap ideal. Telur bisa diolah menjadi omelet isi sayuran atau scrambled egg. Gunakan minyak zaitun atau sedikit mentega untuk memasaknya.

3. Gandum
Semua jenis gandum baik untuk kesehatan, tapi jenis gandum utuh (belum terlalu banyak diproses) punya serat 5 gram lebih banyak per porsinya dibandingkan gandum instan yang hanya 3 sampai 4 gram. Biasakan sarapan dengan bubur gandum yang dicampur buah-buahan segar. Gandum atau oatmeal membuat perut kenyang lebih cepat, tapi lapar lebih lama, jadi merupakan makanan tepat untuk mengurangi berat badan berlebih.

4. Goji Berry

Bosan dengan camilan buah segar, sayuran atau kraker gandum? Kunyah saja buah goji berry kering. Teksturnya yang kenyal dengan rasa enak menjadikan buah ini pilihan tepat untuk camilan sehat. Goji berry mengandung 18 asam amino dan sumber protein, dengan kalori hanya sebesar 35 per sendok makan. Camillah goji berry di sore hari menjelang makan malam, untuk membuat perut sedikit kenyang sehingga Anda tidak akan makan banyak saat tiba waktunya santap malam.

5. Salmon

Protein dari ikan-ikanan membantu Anda merasa kenyang tanpa menambah lemak. Ikan salmon merupakan sumber protein yang lebih sehat dibandingkan daging merah atau ayam. Studi menemukan, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak tak jenuh bisa mengurangi berat badan hingga 9 pon. Salmon sudah memiliki rasa yang lezat tanpa harus diolah atau ditambahi bumbu berlebihan. Menurut chef asal Washington D.C. Sidra Forman, lebih simpel lebih baik. Cukup bumbui potongan daging salmon dengan garam dan merica, lalu masak di atas wajan panas menggunakan 2 sendok makan minyak selama 1-3 menit. Salmon juga enak dimakan mentah, namun harus teliti dalam pengirisan dan penyajiannya agar tidak terkontaminasi bakteri. Orang Jepang biasa mengolesinya dulu dengan jeruk nipis sebelum memakannya.

6. Apel
Mengonsumsi apel sebelum makan hidangan utama akan membuat Anda mengunyah makanan lebih sedikit. Apel bisa memberi rasa kenyang sehingga mengurangi hasrat makan. Plus, buah yang renyah saat dikunyah ini juga mengandung antioksidan yang mencegah sindrom metabolisme. Yaitu suatu kondisi dimana lemak berlebih terkumpul di perut dan menghasilkan bentuk badan seperti membulat. Jika bosan makan apel segar, Anda bisa mengolahnya dengan cara dipotong jadi empat bagian, lalu taburi masing-masing atasnya dengan 1/2 sendok teh bubuk kayu manis. Setelah itu, panggang dalam microwave atau oven selama 1,5 menit. Anda pun berhasil membuat camilan sehat dari apel.

7. Selai Kacang

Camilan ini merupakan sumber protein dan serat yang sangat baik untuk kesehatan usus dan juga mengandung folat yang dapat melindungi Anda dari penyakit serius seperti kanker usus dan jantung. Bahkan, para peneliti di Harvard Medical School baru-baru ini melaporkan bahwa mengemil selai kacang lima kali dalam seminggu, dapat mengurangi risiko serangan jantung.

8. Biji Buah Delima

Buah delima sangat kaya akan antioksidan. Banyak orang mengambil manfaatnya dengan dibuat minuman segar atau jus. Tapi tak hanya sari buahnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Biji buah delima juga memiliki antioksidan pelawan penyakit, ia juga rendah kalori dan tinggi serat. Biji buah delima kini banyak dijual di supermarket besar. Anda bisa mengonsumsinya sebagai snack, taburan salad atau campuran cah baby spinach.

9. Cabai
Cabai atau rempah-rempah yang menimbulkan sensai pedas di mulut bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Senyawa di dalam cabai yang disebut capsaicin punya efek termogenik --membuat tubuh membakar ekstra kalori selama 20 menit setelah Anda memakannya. Saat makan cabai atau makanan pedas, tubuh pasti akan berkeringat dan terasa panas. Ini tanda kalau capsaicin sedang bekerja. Meskipun cabai disarankan untuk membantu penurunan berat badan, jaga agar konsumsinya tidak terlalu berlebihan karena bisa mengganggu pencernaan, terutama jika punya asam lambung tinggi.

10. Keju Parmesan
Sebuah penelitian yang dimuat dalm The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, wanita yang mengonsumsi susu atau keju setiap hari, berat badannya lebih sulit naik. Hal ini karena susu atau keju (tidak rendah lemak) memberi efek perut terasa penuh, sehingga mengurangi selera makan. source

Ini Kesalahan Olahraga yang Paling Sering Dilakukan

Tak diragukan lagi, punya tubuh sehat dan berat ideal merupakan dambaan hampir setiap orang, khususnya wanita. Banyak orang melakukan segala cara untuk mendapatkan bentuk tubuh idaman, salah satunya dengan berolahraga.

Tapi seringkali mereka melakukan beberapa kesalahan saat berolahraga sehingga hasilnya tidak optimal bahkan menimbulkan cedera. Berikut ini kami ulas lima kesalahan berolahraga yang kerap dilakukan, agar Anda bisa menghindarinya.

1. Olahraga Terlalu Sering
Mungkin sebagian besar orang berpikir, lebih sering berolahraga hasilnya akan lebih baik. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Dilansir Ourvanity, berolahraga terlalu sering --bahkan melampaui kemampuan fisik-- akan membuat tubuh tidak punya cukup waktu untuk istirahat. Jika tubuh kurang tidur atau istirahat, kemajuan hasil olahraga juga akan terhambat. Akibatnya, olahraga yang telah susah payah Anda lakukan selama ini akan sia-sia.

Kunci mencapai hasil olahraga yang maksimal bukan tergantung pada seberapa sering Anda latihan, tapi seberapa intensif latihan yang dilakukan. Semakin intensif, tubuh semakin memerlukan lebih banyak waktu untuk pemulihan. Simak bahaya kecanduan fitnes disini.

2. Tidak Melakukan Pemanasan
Pemanasan tidak hanya diperlukan saat Anda akan berolahraga berat. Latihan seringan apapun, tetap wajib melakukan pemanasan agar terhindar dari cedera otot atau cedera lainnya yang lebih parah (engsel bergeser, nyeri sendi sampai tulang retak). Pemanasan tidak perlu dilakukan lama-lama, cukup lima sampai sepuluh menit. Cara melakukan pemanasan yang paling utama, bisa dilihat di sini.

3. Melakukan Jenis Latihan yang Sama Lebih dari 6 Bulan
Melakukan latihan yang sama --cardio misalnya-- selama lebih dari enam bulan tidak akan memberikan hasil yang optimal. Kebiasaan ini justru membuat Anda bosan dan lelah berolahraga. Terlebih lagi, saat Anda mengulang jenis olahraga yang sama dalam jangka waktu lama, otot-otot tidak akan tertantang lagi untuk bekerja. Akibatnya, latihan yang dilakukan selama ini tidak akan menampakkan hasil apapun.

Cobalah gerakan-gerakan baru secara berkala. Untuk mendapat hasil lebih maksimal dari olahraga, adalah dengan memberi 'tantangan baru' bagi tubuh untuk mencoba jenis latihan yang berbeda-beda. Ganti gerakan secara konstan, minimal dua minggu sekali. Misalnya, ganti dumbbell squat dengan barbell squat, atau dumbbell ditukar dengan kettlebell.

4. Tetap Olahraga Saat Tubuh Terasa Sakit
Banyak orang yang masih memaksakan berolahraga, padahal mereka sudah merasakan sakit atau nyeri di beberapa bagian tubuhnya. Kebiasaan ini jelas harus dihindari. Anda harus tahu, rasa sakit merupakan cara tubuh memberi sinyal bagi kita, kalau ada sesuatu yang tidak beres. Jika Anda mulai merasakan sakit, detak jantung tidak teratur atau tidak nyaman saat berolahraga, segera berhenti dan periksakan ke dokter.

5. Diet Ketat dan Olahraga Keras
Sebuah kombinasi yang sangat tidak tepat. Tidak mengonsumsi cukup nutrisi saat sedang dalam program fitnes intensif bisa berbahaya bagi tubuh Anda. Rata-rata, manusia memerlukan 2000 kalori untuk menjalani aktivitas normal. Jumlah kalori itu pastinya bertambah ketika seseorang aktif berolahraga. Jika tidak mempunyai cadangan energi dan kalori yang cukup, tubuh akan mengambil tenaga dari massa otot.

Oleh karena itu, pastikan perut Anda sudah terisi makanan 30 menit sebelum berolahraga. Minimal konsumsi pisang atau apel. Tubuh Anda ibarat sebuah mobil, perlu bahan bakar agar bisa berlari secara efisien. Jika perut kosong, tubuh pun tidak bisa bekerja maksimal untuk membakar kalori. source

Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Memilih Tempat Fitnes

Saat ini banyak klub fitnes atau gym bermunculan, terutama di daerah perkotaan demi memenuhi kebutuhan kaum urban yang selalu sibuk, namun tetap ingin menjaga kebugaran tubuh. Banyaknya gym, terkadang membuat kita sulit menentukan mana tempat yang paling cocok dan sesuai kebutuhan serta kantong.

Sebelum memutuskan bergabung di klub fitnes tertentu, ada baiknya jika Anda memerhatikan dulu beberapa hal. Dikutip dari Helium, berikut ini enam faktor yang wajib diketahui saat memilih gym.

1. Cari Rekomendasi

Jika ada teman atau kenalan Anda yang terbiasa olahraga di gym, bisa meminta rekomendasi klub fitnes yang berkualitas. Tanyakan pengalamannya selama fitnes di sana, hal-hal apa saja yang jadi kekurangan dan kelebihan. Mendapat informasi dari orang yang sudah berpengalaman, akan lebih membantu Anda dibandingkan mencari referensi dari brosur atau situs klub fitnes yang dimaksud, karena biasanya hanya untuk promosi yang tentu saja hanya menawarkan kelebihan-kelebihan.

2. Berapa Lama Gym Didirikan
Reputasi adalah salah satu hal yang penting dalam memilih gym. Klub fitnes yang bisa mempertahankan keberadaannya dalam waktu lama, bahkan berhasil mengembangkan cabang atau franchise, menandakan banyak pengunjung yang merasa puas dengan pelayanan mereka. Klub yang sudah berdiri lama, biasanya mengutamakan kualitas mulai dari higienitas, kelengkapan peralatan, keselamatan pengunjung dan memiliki staf serta instruktur profesional.

3. Perhatikan Kebutuhan
Semakin lengkap fasilitas yang disediakan, biasanya biaya untuk fitnes per bulannya juga lebih mahal. Ada gym yang hanya menyediakan peralatan fitnes dasar dan aerobik. Ada pula yang dilengkapi dengan kolam renang serta peralatan canggih yang dilengkapi simulasi virtual. Tempat fitnes yang lengkap dan canggih mungkin lebih menggiurkan. Tapi jika Anda hanya memerlukan olahraga dasar, atau hanya punya sedikit waktu untuk berolahraga, untuk apa menghabiskan biaya mahal jika tidak semua fasilitas bisa dinikmati? Sebelum memutuskan bergabung ke klub fitnes mana, perhatikan dulu apa saja yang Anda butuhkan.

4. Lihat 'Lalu Lintas' di Gym
Selain fasilitas, perhatikan juga aktivitas di dalam tempat fitnes. Lihat bagaimana mereka mengatur jadwal latihan dan kapasitas pengunjung setiap harinya. Anda tentunya tidak mau aktivitas berolahraga terganggu karena harus bergantian menggunakan alat fitnes, atau menunggu terlalu lama karena kelas aerobik sudah penuh. Sebelum memutuskan untuk jadi anggota, coba kunjungi tempat fitnes pada jam-jam sibuk untuk melihat apakah masalah tersebut terjadi.

5. Pelayanan Staf dan Instruktur
Apakah staf bersikap ramah? Memerhatikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung? Instruktur fitnes selalu bersedia melatih dan membantu jika ada kesulitan? Jika faktor-faktor tersebut ada di gym yang Anda datangi, maka patut dipertimbangkan untuk jadi pilihan.

6. Adakah Biaya Tambahan?
Saat memutuskan untuk registrasi jadi anggota klub fitnes, perhatikan dengan seksama biaya yang dikenakan per bulan atau per tahun. Biasanya, keanggota dibedakan menjadi beberapa kelas, misalnya silver member, gold member atau platinum. Ada juga istilah standart atau premium member. Semakin mahal, fasilitas yang didapat tentu semakin banyak. Sesuaikan paket yang tepat untuk kebutuhan Anda. Jika ingin ikut kelas tambahan di luar paket, tanyakan berapa fee yang harus dibayar. source

5 Makanan untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Umumnya, orang mengonsumsi suplemen atau obat khusus untuk meningkatkan sistem imun tubuhnya. Tapi sebenarnya, memperkuat daya tahan tubuh tidak harus selalu menggunakan obat-obat yang mengandung bahan kimia.

Beberapa jenis makanan tertentu juga bisa membantu daya tahan tubuh lebih kuat, sehingga Anda tak mudah terkena penyakit dan selalu dalam keadaan tubuh yang prima. Selain itu, komponen penambah imun tubuh yang alami pastinya lebih aman dibandingkan obat kimia. Berikut ini lima makanan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti dikutip dari Times of India.

1. Bawang Putih
Selama beraabad-abad, bawang putih telah digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh karena mengandung antifungal (anti jamur) dan antiseptik. Sejumlah penelitian membuktikan, jika dikonsumsi mentah, bawang putih bisa memberikan perlindungan terhadap demam, batuk dan infeksi dada. Ini karena bawang putih tinggi akan vitamin C, B1 dan B6, mineral (fosfor dan zat besi) dan sulfoxide alliin yang dikenal sebagai agen anti-bakteri.

2. Ikan
Beberapa jenis ikan seperti salmon, tuna dan mackerel kaya akan asam lemak Omega-3. Nutrisi yang satu ini adalah komponen penting untuk memperkuat sistem imunitas. Makanan dengan asam lemak tak jenuh meningkatkan aktivitas phagocytes atau sel darah putih yang memusnahkan bakteri jahat yang bersarang dalam tubuh. Ikan yang mengandung Omega-3 bisa juga bisa melindungi tubuh dan infeksi. Sangat disarankan untuk dikonsumsi anak-anak, sedikitnya tiga kali seminggu untuk menjaga ketahanan tubuh.

3. Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Makanan yang kaya serat ini mengandung nutrisi-nutrisi yang sangat efektif menjaga daya tahan tubuh, seperti vitamin C dan bioflavenoid. Vitamin C meningkatkan produksi sel darah putih --perlawanan terhadap infeksi-- dan antibodi. Buah dan sayuran juga berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam tubuh. Mengonsumsi buah dan sayuran segar setiap hari akan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, serta melindungi sel tubuh dari polutan yang merusak.

4. Kacang dan Biji-bijian
Kacang dan biji-bijian sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi pembuluh darah. Dua makanan ini kaya akan vitamin E yang juga membantu mendukung respon imunitas tubuh. Vitamin E juga menstimulasi produksi sel yang menyingkirkan bakteri dan sel kanker dalam tubuh. Kebutuhan akan vitamin E bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari pola dan gaya hidup. Orang yang jarang berolahraga, terbiasa mengonsumsi junk food atau merokok, disarankan mengonsumsi lebih dari 100-400 miligram vitamin E per hari.

5. Gandum Utuh
Nasi merah, oat dan produk-produk lain yang terbuat dari gandum kaya akan serat, protein dan anti-oksidan. Banyak para ahli diet yang mengklaim, gandum utuh punya kemampuan hebat dalam meningkatkan daya tahan tubuh seseorang jika dikonsumsi secara rutin. source

Rahasia Bahasa Bayi terkuak

Ternyata .. bayi yang baru lahir hingga berusia antara 3-4 bulan memiliki bahasa bayi yang sama diseluruh dunia. Tidak peduli ras, sex dan kebangsaannya. Apakah Indonesia, Amerika, Jepang .. para bayi itu memiliki bahasa yang sama.

Bahasa bayi, secara tak sengaja ditemukan oleh Priscilla Dunstan yang sejak kecil sudah memiliki bakat unik, yaitu dapat mengingat segala macam suara atau yang dikenal dengan istilah sound photograph. Ketika Priscilla memiliki bayi, dia baru menyadari bahwa ternyata bayi juga berusaha untuk berkomunikasi dengan ibunya. Akhirnya dapat diidentifikasi bahasa bayi setelah seribu bayi diteliti.

Ada lima kata yang dikenal oleh bahasa bayi untuk berkomunikasi dengan orang dewasa yaitu :

NEH (Hungry)
Kata ini agak2 mirip dengan Heh dan Eh .. jadi mesti hati2 mendengarkannya. Jika kita tidak meresponnya dengan baik, maka bayi akan menangis lebih keras.

OWH (Sleepy)
Mungkin kata ini lebih mudah dimengerti karena diucapkan oleh sang bayi dengan bentuk mulut bundar atau O .. jadi kita lebih paham kalau bayinya sedang ngantuk.

HEH (Discomfort)
Bayi mengucapkan kata ini pasti dengan mimik yang berbeda dengan Neh .. jika kita memahami kata ini, maka buru2 buat sang bayi menjadi nyaman. Kalo ga .. bakal nangis kenceng2.

EaIR (Lower gas)
Suaranya mirip orang menggumam atau grrrhhh .. gitu deh. Yang pasti kalau sang bayi sudah mengucapkan kata ini, buru2 deh posisinya diperbaiki.

EH (Burp)
Biasanya diucapkan kalau selesai mimik atau malah sedang kosong jadi masuk angin hehehe .. source