Monday, August 1, 2011

5 Tipe Busana Wajib Punya

Ketimbang membeli barang-barang supertrendi setiap musim baru, lebih baik membeli yang basic, kemudian padankan dengan tambahan kecil yang sedang ngetren. Tiga stylist, Teresa Morisco dari Wardrobe 911, Sharon Haver, Editor in Chief FocusOnStyle.com, serta Kelly Machbitz, konsultan citra diri mengusulkan 5 tipe busana wajib ada di lemari supaya setiap wanita tidak merasa minder. Menurut mereka, padu padan dari busana-busana ini bisa dijadikan statement wear untuk dipadankan dan terlihat menawan.

Celana jins berwarna biru gelap
Celana jins pas badan yang sesuai bentuk tubuh akan membuat si pemakainya terlihat ultramenarik. Pilih yang berwarna gelap (dark wash) dengan potongan straight leg atau boot cut yang akan menarik dikenakan segala bentuk tubuh di segala acara. Satu celana jins yang bagus, meski mahal, akan menjadi investasi berharga untuk Anda, karena bisa digunakan berulang-ulang tanpa ada yang tahu itu celana yang sama (asal Anda mengganti padanan atasannya).

Sepatu yang tepat
Sepatu yang manis dan nyaman akan menjadi hal yang penting dalam penampilan Anda jika sedang tak percaya diri. “Sepatu pump hak tinggi klasik berwarna hitam tidak pernah mati gaya dan akan terlihat menarik dengan padanan apa pun,” jelas Machbitz. Untuk mereka yang lebih berani, sepatu hak tinggi dengan sedikit tampilan motif kulit ular dari bahan sintetis akan terlihat menarik dan juga tak lekang waktu.

Atasan
Ketiga ahli penampilan ini memiliki selera dan saran berbeda. Machbitz mengunggulkan kemeja putih pas tubuh yang bisa dipadankan dengan rok pensil untuk berangkat kerja, atau jins kasual untuk berakhir minggu dengan keluarga. Sementara Morisco memilih atasan dari bahan rajut yang memiliki detail lingkar leher draping (menggelayut) karena cocok dengan semua bentuk tubuh. Sementara Haver, lebih memilih atasan turtleneck dari bahan kasmir yang halus.

Luaran
Untuk busana luaran, para ahli penampilan ini merekomendasikan jaket yang pas tubuh atau blazer dengan bentuk klasik dan hindari detail-detail tredi, supaya bisa Anda kenakan selama mungkin asal dirawat dengan baik. Mengenakan jaket yang pas tubuh dan terkonstruksi dengan baik bisa mengkomunikasikan gaya resmi. Pilih dalam warna yang netral, seperti hitam atau biru tua supaya bisa dipadankan dengan banyak dalaman.

Rok, Dress, atau Tas?
Untuk barang kelima, para ahli ini sedikit berbeda pendapat. Tetapi mereka setuju, barang yang wajib dimiliki adalah barang yang fleksibel. Morisco memilih rok pensil karena bisa dikenakan dari siang, acara sore, bahkan ke acara malam. Sementara Machbitz menganjurkan little black dress. Dengan gaya simpel yang ukurannya pas tubuh, bisa Anda padankan dengan jaket untuk siang hari, atau tambahkan aksesori berkilau di malam hari. Haver memberi saran untuk membeli tas tangan bagus dengan warna netral yang bisa dipadankan dengan busana Anda yang lain. Cari tas bagus yang tahan lama dan bisa Anda kenakan bertahun-tahun.
 
 

4 Tips Sebelum Membeli Sepatu

4 Tips Sebelum Membeli Sepatu. Tinggal hitungan hari, shopaholic di ibukota akan dimanjakan dalam Festival Jakarta Great Sale yang jatuh pada 17 Juni hingga 17 Juli. Tak tanggung-tanggung akan ada 68 mal yang akan memberikan diskon besar-besaran.

Bagi Anda penggila belanja pasti sudah menyiapkan daftar barang incaran, termasuk sepatu idaman. Agar tak salah pilih saat berburu sepatu, jangan hanya mementingkan kualitas dan bentuk, tetapi juga kecocokannya dengan postur tubuh Anda.

Menemukan jenis sepatu yang terlihat bagus pada bentuk kaki Anda yang unik memang bukan perkara mudah. Suede boots yang terpampang di rak mungkin terlihat sangat bagus. Tapi, apakah akan terlihat bagus jika Anda yang menggunakannya? Belum tentu.

Untuk memudahkan mendapatkan sepatu yang sesuai dengan postur tubuh, Aly Scott, pendiri StyleChic, mengungkapkan trik memilih sepatu sesuai bentuk kaki. Berikut empat triknya, seperti dilansir dari Beauty Riot.

1. Kaki kecil dan mungil
Jika kaki Anda lebih pendek dan ramping, yang paling penting untuk diingat adalah bagaimana membuat tubuh terlihat lebih tinggi. Berarti, Anda harus menambahkan sepatu model platform, wedges, atau sepatu hak tinggi lainnya dalam daftar belanja.

Dengan begitu, tidak akan ada perbedaan antara garis tumit tinggi yang Anda gunakan dengan panjang kaki Anda. Selain itu, pilih sepatu yang memiliki ujung jari bulat.

“Ujung yang runcing akan membuat Anda terlihat seperti penyihir,” ujar Aly Scott.

Jika Anda lebih mementingkan kenyamanan, pilih saja model sepatu balerina. Tapi, gunakan sepatu ini hanya ketika Anda menggunakan rok mini atau rok di atas lutut. Untuk sandal, model gladiator adalah pilihan yang tepat karena jenis sandal ini akan terlihat cantik di pergelangan kaki Anda yang kecil.

2. Kaki pendek dan berisi
Mungkin Anda menganggap sangat sulit menemukan sepatu yang cocok dengan postur tubuh. Untuk mempermudah, ketahui kuncinya. “Sepatu tumit tinggi adalah yang terbaik,” saran Scott.

Pastikan untuk memilih sepatu dengan warna terang dan motif yang unik. Sehingga, Anda dapat menarik perhatian orang ke bagian bawah. Pilihan lain yang dapat memaksimalkan penampilan adalah open-toes shoes, sepatu dengan ujung jari terbuka, dengan tumit sepatu yang padat. Atau boot setinggi di bawah lutut, bukan di pertengahan betis.

Karena kaki Anda cenderung berisi, jauhi sandal gladiator atau sepatu jenis lain yang membungkus pergelangan kaki. Anda juga harus menghindari flat shoes karena jenis sepatu tersebut dapat membuat Anda terlihat lebih pendek.

3. Kaki tinggi dan kurus
Lupakan mitos bahwa tubuh tinggi tidak dapat menggunakan sepatu tumit tinggi. Kaki Anda yang panjang dan ramping justru akan terlihat cantik dengan stiletto.

“Jika Anda mencari yang lain, sepatu balerina akan terlihat bagus karena tubuh Anda sudah tinggi,” ujar Aly.

Jika ingin menonjolkan betis kecil, boot setinggi pertengahan betis atau sepatu tali yang melilit betis adalah pilihan yang sempurna. Sandal bertali dengan tali di pergelangan kaki juga akan memberikan kesan seksi pada kaki, terutama jika pergelangan kaki Anda kecil.

Hindari sepatu dengan ujung jari runcing karena akan membuat kaki Anda terlalu panjang. Juga, hindari wedges atau platforms yang terlalu berat karena dapat memberikan kesan ‘penuh’ pada pergelangan kaki.

4. Kaki tinggi dan berotot
Jenis kaki ini adalah bentuk paling seksi. Orang yang memiliki kaki ini biasanya juga memiliki bokong yang padat. Untuk dapat memamerkannya, pilih saja sepatu super tinggi.

“Sepatu runcing, open-toed shoes, dan stiletto akan membuat kaki Anda terlihat lebih ramping,” ujarnya.

Pilihan tepat lainnya adalah sepatu model wedges. Pilih sepatu dengan tinggi tumitnya sekitar 5-7 cm untuk dapat mengangkat kaki. Jika ingin membeli boot, pilih bahan suade dengan resleting untuk memudahkan menggunakannya.

Hindari pump shoes dengan ujung kaki bulat, french heel atau kitten heel, sepatu dengan hak dengan bentuk persegi, dan bentuk-bentuk sepatu yang feminin seperti sepatu balet. Itu karena sepatu-sepatu tersebut dapat membuat kaki Anda terlihat lebih besar.

Ada satu jenis sepatu yang dapat terlihat bagus di jenis kaki apapun yaitu stiletto. Selain itu, Aly Scott juga mengatakan bahwa sepatu wedges, studed shoes, warna netral dan nude, oxford shoes, boot, sepatu berwarna plum dan coklat akan menjadi tren musim ini.

“Stiletto selalu membuat kaki lebih tinggi, dan lebih ramping,” ujarnya.
 
 

Fungsi Hubungan Intim Untuk Kecantikan

Studi menunjukkan bahwa seks tak hanya baik untuk mengurangi stres. Namun, juga berdampak baik untuk kecantikan. Jika Anda adalah tipe yang malas jika si dia terlalu sering mengajak bercinta, alasan-alasan di bawah ini bisa jadi penguat untuk banyak bermanja-manja dan bertukar fluida dengan si dia.

Menurut studi dari Skotlandia, melakukan hubungan hubungan seks tiga kali seminggu bisa membuat penampilan terlihat 4 tahun lebih muda. Kegiatan tersebut juga bisa mendorong imunitas dan menurunkan risiko penyakit jantung. Ada pula keuntungan dari segi kecantikan, berikut di antaranya;

Membantu kurangi keriput
Hormon stres dan antistress silih berganti mengambilalih tubuh Anda. Berhubungan seks, khususnya saat mencapai orgasme, tubuh mengalami 3 hormon; beta-endorfin (semacam pembunuh rasa sakit), prolaktin (pembuat rasa relaks), dan oksitosin (pencipta rasa nyaman dan ingin berpelukan). Endorfin dan hormon pertumbuhan membanjiri tubuh usai orgasme, membantu tubuh memperbaiki kerusakan akibat sinar matahari, rokok, dan kortisol yang bisa saja merusak kolagen dan menciptakan kerutan. Hanya dalam hitungan menit, seks menghilangkan molekul peradangan yang bisa membuat kulit terlihat tua.

Melembutkan kulit
Pernah memperhatikan wajah Anda usai berhubungan intim? Pipi merona, bibir kemerahan, dan mata yang berbinar? Mata yang berbinar bisa tahan beberapa hari, begitu pun kulit usai berhubungan intim. Saat Anda berkeringat, minyak alami tubuh, seperti asam linoleat, (pelembap yang juga ditemukan pada safflower dan minyak zaitun) terlepaskan, kemudian melumasi sel dan menghidrasi kulit.

Terlihat lebih segar
Tidur yang cukup dan memuaskan adalah obat kecantikan yang gratis, dan seks adalah kegiatan yang membantu seseorang untuk tidur lebih nyenyak. Zat kimiawi yang membuat seseorang merasa lebih nyaman akan menetap beberapa saat usai orgasme dan membantu wanita tertidur lebih cepat dan pulas. Tidur usai berhubungan intim sangat restoratif, sehingga Anda akan terbangung lebih segar, dengan wajah lebih berseri, bebas kantung mata. Menambahkan ritual seks sebelum tidur akan membantu masalah tidur Anda juga, lho.

Bakar lemak
Bahkan tanpa mencapai klimaks, bercumbu dan berhubungan intim bisa berarti banyak; detak jantung dan sirkulasi darah meningkat, serta darah membanjiri organ serta kulit Anda. Mengatur pola napas membantu mengkontrol stres dan mengirimkan oksigen ke seluruh sistem tubuh Anda. Seks membakar kalori yang sama seperti saat berlatih angkat beban atau berjalan. Bercumbu saja sudah menggunakan setidaknya 30 otot wajah. Anda membakar 8-12 kalori per menit saat bercumbu (lebih banyak ketimbang berjalan kaki selama semenit).
 
 

Penyebab Perempuan Susah Orgasme

Orgasme menjadi masalah besar bagi sebagian wanita. Bahkan penelitian menunjukkan, 75% wanita tidak pernah mencapai orgasme saat berhubungan seks, dan perlu bantuan mainan seks atau stimulasi lain.

Lebih lanjut penelitian mengungkap, 10-15% wanita tidak mencapai orgasme sama sekali. Seperti dilansir dari Yourmodernliving, berikut faktor penghambat orgasme pada wanita:

Rokok
Pakar seksologi dari Universitas Udayana Bali, Prof DR Dr Wimpie Pangkahila SpAnd, mengatakan, merokok dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah dinding vagina. Akibatnya, perlendiran menjadi terhambat dan menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan intim.

Padahal proses perlendiran vagina sangat penting dalam hal berhubungan seksual. Lendir vagina berfungsi sebagai pelumas yang memudahkan penetrasi tanpa rasa sakit.

“Rokok juga bisa menekan produksi hormon wanita, termasuk hormon testosteron. Akibatnya dorongan seksual pun terhambat,” ujar Wimpie.

Kalau hasrat seksual terhambat, otomatis proses perlendiran pada vagina pun terhambat. Dengan demikian proses penetrasi pun akan menjadi sulit dilakukan.

Tidak bisa rileks
Kadang kita begitu stres hingga tidak menyadari betapa tegang otot-otot tubuh. Tegang membuat Anda sulit merilekskan dan akhirnya sulit untuk orgasme.

Jika ini terdengar seperti Anda, mintalah pasangan memberikan pijatan sebagai bagian dari foreplay. Ini akan memberi Anda waktu untuk mempersiapkan diri ke babak berikutnya sekaligus mengendurkan otot-otot lelah Anda.

Benci tubuh sendiri
Jika satu-satunya hal yang Anda fokuskan selama di ranjang adalah ukuran paha atau tiga kilogram berat badan yang belum turun, maka peluang Anda orgasme semakin kecil. Cintailah tubuh Anda! Terlalu fokus pada kekurangan diri tidak hanya membuat Anda turn-off, tetapi juga mencegah Anda dari hubungan seks yang memuaskan.

Perlu dikontrol
Untuk memiliki pengalaman seksual benar-benar memuaskan, berarti Anda harus sepenuhnya melepaskan kontrol dan hambatan. Jika Anda tipe orang yang selalu perlu mengendalikan diri dan emosi, mencapai orgasme mungkin akan sulit. Pasalnya, Anda tidak akan membiarkan diri kehilangan kontrol cukup lama untuk mencapai garis finish alias orgasme.

Jika ini terdengar seperti Anda, cobalah berlatih ‘melonggarkan’ diri. Caranya, bisa dengan berteriak tanpa alasan, menari di sekitar ruang tamu, atau apapun untuk menunjukkan diri bahwa melepaskan emosi dapat menjadi pengalaman positif. Ini akan berdampak positif bagi aktivitas ranjang Anda bersama pasangan.

Kurang percaya diri
Seks berarti keringat, posisi aneh, dan ‘kebisingan’ yang mungkin tidak biasanya Anda buat atau dengar. Jika Anda tidak merasa percaya diri, keintiman dan pengalaman seksual tidak akan bisa Anda nikmati.

Jadi, daripada fokus pada hal-hal yang dapat membuat Anda gelisah, berpikirlah tentang kenyataan bahwa semua orang melakukannya dan untuk alasan yang baik, yakni merasa diri menjadi lebih baik.
 
 
 

Tips Mencukur Rambut Miss V

Inilah 6 Tips Mencukur Rambut pada Miss V. Sangat penting untuk menjaga kebersihan area Miss V, agar kehidupan seks Anda dan suami jadi lebih menyenangkan dan terhindar dari risiko terkena virus atau bakteri. Salah satu cara menjaganya adalah dengan mencukur rambut di daerah seputar Miss V secara rutin. Idealnya, pencukuran dilakukan minimal 1 bulan sekali.

Anda harus berhati-hati saat mencukurnya, karena kulit di area Miss V sangat sensitif. Ada enam hal yang harus diperhatikan ketika mencukur rambut pada Miss V, seperti dikutip dari Intimate Medicine.

1. Rendam Area Miss V Sebelum Dicukur
Sebelum mencukur, rendam dulu area Miss V Anda dengan air hangat agar kulit lebih lembut dan memudahkan proses pencukuran. Anda bisa melakukannya di bath tub atau menyiramnya dengan shower saat mandi, minimal 5 menit.

2. Posisi Saat Mencukur
Setelah merendam dengan air hangat, saatnya mencukur. Ada beberapa posisi duduk yang bisa memudahkan Anda mencukur rambut di area sensitif. Anda bisa Duduk di kursi pendek dengan kaki melebar, sehingga posisi lutut ada di atas pinggang.

Anda juga bisa duduk di pinggiran bath tub dengan satu kaki di pinggir bath tub dan kaki yang lain di dalam bak. Cara lainnya, Anda bisa tiduran dalam bath tub, angkat kedua kaki dan sandarkan kaki di pinggiran bath tub.

3. Gunakan Gel atau Shaving Foam yang Banyak
Aplikasikan busa atau gel yang banyak pada area Miss V yang mau dicukur dan diamkan beberapa menit, baru lakukan pencukuran. Jangan sekali-kali mencukur dalam keadaan kulit kering karena bisa menyebabkan lecet dan iritasi. Bila kulit Anda sensitif, balurkan dulu dengan es batu yang dibungkus kain sebagai anestesi (penghilang rasa sakit).

4. Cukur Sesuai Arah Tumbuhnya Rambut
Mulailah mencukur sesuai arah tumbuh rambut di Miss V. Hal ini untuk mencegah in-grown hair, atau rambut yang tumbuh di bawah permukaan kulit. Tidak disarankan untuk mencukur saat Anda sedang menstruasi karena area Miss V jadi lebih sensitif.

5. Kenakan Pakaian Dalam Longgar
Setelah mencukur, jangan kenakan pakaian dalam terlalu ketat karena bisa menghambat sirkulasi udara yang mengakibatkan in-grown hair. Kenakanlah pakaian dalam yang agak longgar dan terbuat dari katun.

6. Oleskan Krim Pelembab
Jika area Miss V terasa gatal, redakan dengan es batu. Jangan lupa juga melembabkan kulit dengan krim yang punya efek menyegarkan dan mendinginkan.
 
 

Waktu Tersubur Perempuan

Siklus menstrual wanita berada antara 24-35 hari, dengan rata-rata 28 hari. Ovulasi, yakni ketika sel telur dilepaskan dari ovarium ke tuba falopi, adalah ketika Anda sedang berada di pertengahan masa menstruasi, kira-kira 14 hari sebelum dimulainya siklus menstruasi berikutnya.

Hari-hari sekitar ovulasi (antara 10-16 hari sebelum dimulainya masa menstruasi berikut) adalah kondisi tersubur Anda. Jadi, jika Anda merencanakan kehadiran si kecil, inilah masa terbaik dalam sebulan untuk melakukan aktivitas seksual tanpa kontrasepsi.

Di pertengahan siklus menstrual itu, hormon kewanitaan, yang dinamakan oestrogen memproduksi hormon lain yang dinamakan luteinising hormone (LH). Peningkatan LH menyebabkan folikel (kantong kecil berisi cairan di dalam ovarium) untuk melepaskan sel telur. Dalam waktu 24 jam setelah dilepaskan, sel telur tersebut siap dibuahi oleh sperma suami.

Setelah ejakulasi di dalam vagina, sperma bisa hidup selama 48 jam hingga seminggu di dalam vagina atau rahim. Artinya, perempuan bisa hamil jika melakukan hubungan seksual tanpa proteksi sekitar 2 hari atau 2 hari setelah ovulasi, yakni antara hari ke-10 dan ke-16 di antara siklus menstruasi.

Ketika berovulasi, beberapa perempuan merasakan tanda-tanda seperti payudara yang mengencang, nyeri pada perut, sedikit flek pada vagina, atau kenaikan temperatur tubuh. Penambahan cairan yang keluar dari vagina juga biasa terjadi.
 
 

Inilah Alasan Wanita Lebih Memilih Pria Jangkung

Bila ditanya mengenai konsep pria ideal, tentu perempuan akan menyebut (salah satunya) bertubuh jangkung. Rasanya tak mungkin ada perempuan yang menginginkan pria yang tingginya sama, atau bertubuh pendek. Tetapi para peneliti rupanya penasaran mengapa pria jangkung menjadi pilihan. Dan, alasan “memperbaiki keturunan” rupanya tidak termasuk dalam hasil penelitian mereka.

Menurut sebuah teori baru sih, dalam istilah evolusioner, pria jangkung lebih pandai bertarung. Pria yang bertubuh tinggi memiliki pukulan yang lebih kuat, sehingga lebih mampu melindungi lawan jenisnya. “Dari pandangan teori seleksi seksual, perempuan tertarik pada laki-laki yang kuat, karena laki-laki yang kuat dapat melindungi istri dan anak-anaknya dari laki-laki lain,” kata Dr David Carrier, dari University of Utah.

Para peneliti juga mendapati bahwa leluhur kita memukul dengan lebih keras ketika berdiri dengan dua kakinya, dan menunjukkan bahwa bertarung telah menyebabkan manusia mampu berjalan tegak. Sebelumnya, Dr Carrier memelajari kekuatan pukulan dari para ahli bela diri dan petinju pria. Menurut jurnal PLoS One, pria memukul dengan kekuatan lebih besar ketika mereka berdiri, dan dapat memukul dengan kekuatan dua kali lebih keras ketika menyerang ke arah bawah.

Sedangkan dalam teori evolusi manusia, kapasitas yang meningkat untuk menyerang ke arah bawah lawan membuat pria jangkung memiliki kemampuan yang lebih besar untuk bersaing mendapatkan pasangan. Jika teori ini benar, perempuan yang memilih laki-laki yang lebih tinggi darinya akan lebih mampu untuk bertahan.

Hasil penelitian ini memang tidak langsung disepakati kalangan peneliti lain. Mungkin saja perempuan memilih laki-laki jangkung karena tinggi badan menunjukkan gen yang baik, bukan? Tetapi Dr Carrier punya pembelaannya sendiri.

“Jika itu masalah utamanya, maka saya juga mengharapkan jawaban yang sama dari kaum pria, bahwa pria juga tertarik pada perempuan yang lebih jangkung. Tapi, pria umumnya tertarik pada perempuan yang tingginya sama, atau bahkan lebih pendek,” katanya.